-->

Monday

Shutdown Praktis Dengan Down Time 1.1

0 comments

Shutdown Praktis Dengan Down Time 1.1 : Untuk melakukan shutdown biasanya diperlukan “ritual” yang membutuhkan beberapa langkah hanya untuk menuju pada pilihan turn off. Jika hal tersebut dirasa ribet atau kurang praktis, kita dapat mencoba menggunakan freeware yang satu ini. Adalah Down Time 1.1 yang dapat didownload secara gratis di internet dengan ukuran file yang lumayan ramping (305 kb) sehingga untuk mendownloadnya tidak perlu membutuhkan waktu yang berlama-lama.

Dengan menggunakan freeware yang direlease sejak 21 April 2009 lalu ini, kita dapat melakukan shutdown dan aktivitas lainnya dengan hanya dua klik. Jika tertarik untuk mencobanya, silakan download file-nya di sini. Setelah berhasil mendownloadnya, kemudian lakukan ekstrak terlebih dahulu. Untuk menjalankannya, klik file programnya dan kita akan melihat tampilannya, seperti di bawah ini.

Secara default, terdapat tiga opsi yang dapat kita pilih sehubungan dengan shutdown ini, yaitu Shutdown, Restart, Log off. Selain itu, kita juga dapat melakukan beberapa opsi yang lain, yaitu hibernate, standby, force shutdown, force reboot, force log off, dan juga shutdown & powerdown yang dapat diakses melalui menu More Options.


"// Keterangan //"

  • Nama program : Downtime 1.1
  • Ukuran file : 305 kb
  • License : Freeware
  • Jenis : portable
  • Kebutuhan system : Windows XP/Vista

Cara Menyembunyikan dan Mendisable Icon Desktop

0 comments

Cara Menyembunyikan dan Mendisable Icon di Desktop : Jika jumlahnya sudah banyak, icon-icon dan shortcut di desktop bisa saja mengganggu estetika karena akan menutup sebagian tampilan wallpaper yang telah kita setup (seperti tampilan desktop di bawah tersebut). Jika dirasa kurang nyaman atau estetis, kita dapat menyembunyikannya dengan mengotak-atik gppedit.msc yang akan disajikan pada TIPS DAN TRIK KOMPUTER kali ini.


Langkah-langkahnya :

Klik Start > Run > kemudian ketik gppedit.msc kemudian OK atau Enter hingga muncul jendela group policy editor.

Kemudian klik User Configuration > Administrative Templates > Desktop hingga muncul seperti gambar berikut ini.


Kemudian di sebelah kanan klik double Hide and disable all item on the desktop sehingga muncul jendela Hide and disable all item on the desktop Properties seperti gambar di bawah ini.


Kemudian pilih opsi enabled di bawah Hide and disable all item on the desktop. Lanjutkan dengan mengklik Apply atau OK. Dan tutup jendela group policy editor.

Selanjutnya, cobalah log off dan setelah Anda log on kembali, semua icon dan shortcut yang ada di desktop sudah tidak terlihat lagi, terlihat bersih, dan keindahan wallpaper Anda tidak akan terhalang olehnya.

Jika ingin mengembalikan seperti semula, ikuti langkah-langkah seperti di atas, hanya jika sampai pada opsi Hide and enable all items on the desktop pilih Not Configurated kemudian klik Apply atau OK. Kemudian coba log off dan setelah log on, icon di desktop sudah kembali seperti semula.

Menyembunyikan Icon Pada Desktop

0 comments

Cara Praktis Menyembunyikan Icon Pada Desktop : Jika ada yang lebih praktis dan mudah, mengapa kita harus memilih yang bertele-tele dan rumit? Seperti tips untuk menyembunyikan Icon Pada Desktop ini, di mana pada waktu yang lalu telah dijelaskan cara melakukannya, namun jika dirasa tips tersebut terlalu bertele-tele, kita dapat menggunakan cara yang praktis.

Langsung saja, langkah-langkahnya sebagai berikut.

Klik kanan pada Desktop (pada area kosong), kemudian pilih menu Arrange Icon By >> pilih Show Desktop Icons dan pastikan centangannya tidak ada lagi, seperti gambar di bawah ini.

Untuk menampilkan kembali iconnya, langkah-langkahnya sama dengan langkah-langkah di atas, yaitu :

Klik kanan pada desktop kemudian pilih menu Arrange Icon By kemudian klik Show Desktop Icons dan pastikan centangannya muncul kembali.

Dengan menyembunyikan icon pada desktop, wallpaper yang kita setup tidak lagi tertutup (terhalang) oleh icon-icon yang sudah mulai dan hampir menutupi seluruh bagian desktop.

Namun demikian kita kembalikan kepada masing-masing pengguna komputer karena ada yang menyukai desktopnya bersih dan ada juga yang menyukai iconnya tetap ada di desktop. Jika kita menghendaki wallpaper yang bersih maka kita harus “membayarnya” dengan tidak bisa diaksesnya icon-icon tersebut padahal kita tahu bahwa icon merupakan shortcut yang digunakan untuk membuka suatu program, file/folder, atau direktori dengan cara cepat dan praktis.

Tips Aman dan Nyaman Berinternet Ria

0 comments

Tips Aman Berinternet Ria di PC atau Laptop : Walaupun menggunakan PC atau laptop sendiri, tidak berarti kita boleh “sembrono” ketika sedang berselancar di internet atau pun ketika sedang membuka email. Mungkin tidak kita sadari telah ada “penyusup” yang “mengintai” PC atau laptop kita untuk mencuri data penting milik kita. Oleh karena itu, Anda jangan kaget ketika tiba-tiba email atau account penting lainnya tidak bisa Anda akses. Anda pun tidak boleh marah ketika banyak “perusuh” (virus, Trojan, spyware, dan sejenisnya) mengobrak-abrik PC / laptop yang menyebabkan semua program atau data penting milik Anda tidak bisa dibuka atau menjadi rusak.

Oleh karena itu, agar Anda dapat berinternet ria dengan nyaman dan aman, tidak ada salahnya untuk menyimak tips-tips berikut ini.

Pertama, carilah ruangan dan tempat duduk yang nyaman. Jika harus membuka situs yang sangat privasi, Anda dapat mencari ruangan yang aman dari gangguan anak-anak atau bahkan isteri Anda. Kemudian duduklah dengan posisi yang benar sehingga dapat mengurangi atau mencegah Anda dari kecapaian atau bahkan kelelahan pada mata. Jika perlu, kita dapat menyiapkan makanan kecil atau kopi hangat sebagai teman "melek" namun hati-hati, jangan sampai tumpah di laptop karena bisa berakibat fatal.

Kedua, ketika menghidupkan PC atau laptop, pastikan Anda tidak lupa untuk menscan PC atau laptop Anda dengan Antivirus terlebih dahulu. Hal ini penting dilakukan untuk mengetahui ada tidaknya “penyusup” yang bersarang di PC kita yang kita takutkan dapat merekam segala aktivitas kita sehingga akan membahayakan bagi keamanan data penting milik kita.

Ketiga, Anda dapat mengaktifkan program atau tool semacam deep freeze yang dapat mengembalikan system PC seperti sedia kala sehingga ketika system terinfeksi virus / Trojan maka setelah PC direstart, system akan menjadi bersih kembali seperti semula.

Keempat, pastikan Antivirus Anda telah diupdate secara berkala karena antivirus yang terupdate akan dapat mengenali virus/Trojan yang baru sekalipun untuk kemudian dapat membersihkannya. Walaupun virus dapat kita bersihkan atau kita atasi namun jika benar-benar telah menginfeksi PC kita maka hal tersebut dapat menyita waktu, pikiran, bahkan biaya yang tidak sedikit. Oleh karena itu, sebelum hal tersebut menyusahkan kita, lakukan update antivirus kita secara berkala dan sesering mungkin.

Kelima, gunakan firewall untuk melindungi PC dari worm, hacker jahat, Trojan, malware atau spyware lainnya. Jika Anda pengguna Windows XP (SP2), Anda dapat menggunakan fasilitas firewall bawaan Windows tersebut. Jika kurang “puas”, kita dapat mencoba menggunakan firewall yang lain baik yang gratis maupun berbayar. Yang gratis antara lain, Comodo Personal Firewall, Sunbelt Personal Firewall, Mcafee Personal Firewall, dan masih banyak lagi lainnya yang dapat ditemukan di internet.

Keenam, jangan pernah tertipu dengan email palsu yang mengatasnamakan website bisnis tertentu. Biasanya email tersebut menyarankan penerima email untuk mengklik link yang disertakan dalam email tersebut termasuk menyuruh kita untuk mengisikan username & password.

Saya pernah mendapatkan email palsu serupa. Email palsu tersebut berasal dari “paypal gadungan” yang berisi peringatan bahwa account saya di paypal menjadi limited (tidak dapat melakukan transaksi keuangan). Agar tidak menjadi limited, maka saya diharuskan mengisi ulang data-data pribadi termasuk username & passwordnya pada account paypal tersebut. Namun ketika itu saya curiga, karena setelah saya perhatikan dengan seksama, ternyata URL yang saya klik tersebut bukan URL paypal. Lebih lengkapnya dapat dilihat di sini.

Ketujuh, jangan pernah membuka attachment email dari orang yang tidak kita kenal karena mungkin saja attachment tersebut berisi virus atau spyware lainnya yang dapat membahayakan PC kita.

Kedelapan, pastikan Anda sesering mungkin mengganti password. Walaupun hacker dapat menemukan username/password kita, namun jika kita telah menggantinya maka hacker tersebut tidak akan dapat berbuat apa-apa. Untuk keamanan password ini, sebaiknya kita tidak menggunakan tanggal lahir atau nama kita sebagai password, jika perlu buatlah password sepanjang mungkin asalkan kita dapat mengingatnya.

Kesembilan, untuk keamanan, sebaiknya kita mem-bookmark terhadap website-website tertentu (situs bisnis online dan sejenisnya) dan membukanya hanya melalui fasilitas Bookmark (favourite pada IE) tersebut. Hal ini dapat mencegah "jebakan" untuk "dibawa" ke situs lain yang mirip yang dapat mengecoh kita sehingga akan membahayakan password/account pada website bisnis tertentu milik kita.

Kesepuluh, setelah selesai, pastikan Anda menghapus cookies dan history di browser yang Anda gunakan. Fasilitas Cookies dan history ini menyimpan jejak atau kegiatan ketika kita berselancar di internet. Kedua fasilitas tersebut sering dimanfaatkan oleh hacker untuk mendapatkan informasi penting di PC kita termasuk username dan password. Atau bisa juga digunakan hacker untuk menyertakan file-file di cookies dan history tersebut untuk memantau segala aktivitas kita ketika berinternet.

  • Jika Anda pengguna Firefox 3.0 (bahasa Indonesia), Anda dapat melakukan pengaturan tentang cookies dan history pada menu Alat >> Pengaturan >> hingga akan muncul jendela seperti di bawah ini.
  • Untuk membersihkan cookies, klik menu buton Tampilkan cookies, hingga akan muncul jendela seperti di bawah ini.
  • Kemudian klik menu buton Hapus Semua Cookies dan cookies akan terhapus.
  • Untuk menghapus riwayat dan data pribadi, klik buton Bersihkan Sekarang di bawah menu data pribadi, hingga akan muncul jendela seperti di bawah ini.
  • Centangi pada daftar yang ingin kita hapus, kemudian dilanjutkan dengan menekan "Bersihkan Data Pribadi Sekarang".

Kesebelas, Selamat Berinternet ria dengan nyaman dan aman!!

Menghubungkan Dua Komputer

1 comments

Menghubungkan Dua Buah Komputer : Kebetulan saya mempunyai satu unit PC di rumah dan satu buah laptop yang hampir selalu saya bawa ke tempat kerja. Sudah lama saya ingin mengoneksikan kedua perangkat tersebut dengan tujuan mempermudah transfer data dari PC ke laptop maupun sebaliknya. Kemarin, saya berhasil mengkoneksikan keduanya sehingga ketika saya harus mengcopy dari dan ke gadget-gadget tersebut, tidak perlu lagi mencabut dan menancapkan flash disk dari PC ke laptop maupun sebaliknya. Teman-teman yang kebetulan mempunyai dua buah komputer dan ingin menghubungkannya.

PERALATAN / PERIPHERAL YANG DIBUTUHKAN

Pertama, (tentunya) dua buah komputer atau notebook dengan network card (kartu jaringan) yang biasanya telah “build in” di dalamnya. Pada saat ini, semua komputer atau notebook telah mengikutkan (menanamkan) kartu jaringan ini sebagai perangkat standart (onboard) jadi tidak perlu membeli perangkat kartu jaringan ini.

Kedua, kabel UTP kategori 5 (crossed) dengan panjang sesuai kebutuhan. Harga per meternya berkisar antara tiga ribu hingga empat ribu lima ratus rupiah.

Ketiga, dua buah konektor RJ45, dengan kisaran harga (saat ini) adalah seribu rupiah.

Keempat, tang kerimping yang khusus digunakan untuk memasang kabel UTP pada konektor RJ45.

Berikut cara memasang konektor RJ45 pada kedua ujung kabel UTP tersebut.

Ratakan kedua ujung kabel UTP tersebut dengan menggunakan tang kerimping. Cara pemasangan kabel pada konektor RJ45 adalah dengan skema crossed sebagai berikut.

Jika tidak ingin repot, kita dapat memesan kabel UTP RJ45 (crossed) yang sudah dipasangkan konektor RJ45 pada kedua ujung kabel tersebut di toko-toko komputer terdekat. Kita katakan saja kepada pemilik toko bahwa kita membutuhkan kabel UTP (kabel jaringan crossed) yang akan kita gunakan untuk menghubungkan dua komputer (laptop) tanpa menggunakan perangkat tambahan berupa hub.

Ini berbeda jika kita menggunakan hub maka kita harus menggunakan kabel UTP jenis straight-through. Namun hal ini akan menambah biaya untuk membeli hub tersebut yang harganya berkisar 200 ribuan. Jika memang hanya dua buah komputer yang ingin dihubungkan, kita tidak perlu menggunakan hub karena tanpa perangkat tersebut pun koneksi kedua komputer dapat dilakukan.dan hal ini akan “sedikit” menghemat biaya, kan.


LANGKAH-LANGKAH MENGHUBUNGKAN DUA BUAH KOMPUTER

LANGKAH PERTAMA, tancapkan konektor RJ45 yang ada pada kedua ujung kabel UTP pada slot network card (kartu jaringan) pada masing-masing PC atau notebook. Pastikan lampu indikator (biasanya berwarna hijau) pada kartu jaringan pada kedua komputer menyala. Jika tidak/belum menyala, coba cabut konektornya kemudian tancapkan lagi, siapa tahu cara menancapkannya kurang “pas”, sampai terdengar suara “kleq”. Atau jika masih tidak menyala, kemungkinan kartu jaringannya yang bermasalah.

LANGKAH KEDUA, menentukan & mengatur alamat IP masing-masing komputer. Kedua computer harus mempunyai alamat IP masing-masing yang berbeda satu dengan lainnya.

Cara Melakukan Pengaturan alamat IP adalah sebagai berikut.

1. Klik Start >> Control Panel >> Network Connections hingga tampil jendela Network Connections, seperti di bawah ini.

2. klik kanan icon jaringan yang berada di bawah baris LAN or High-Speed Internet kemudian pilih properties (lihat gambar di atas) sehingga muncul jendela Local Area Connection Properties, seperti gambar di bawah ini.

3. Sorot pada Internet Protocol (TCP/IP) kemudian klik properties hingga muncul jendela Internet Protocol (TCP/IP) Properties seperti di bawah ini.

4. Klik (centangi) pada “Use the following IP address”.

Kemudian pada baris IP address, isikan alamat IP komputer yang kita inginkan, dengan contoh format seperti 192.168.0.1 (biasanya IP 192.168.0.1 ini digunakan untuk IP server). Perlu diketahui bahwa alamat IP sebuah komputer ini tidak boleh sama dengan alamat IP komputer yang lainnya. Yang membedakan hanya angka digit yang terakhir, misalkan kita tentukan alamat IP computer yang lainnya dengan 192.168.0.2, atau bisa juga 192.168.0.3 jika mempunyai banyak computer dalam satu jaringan.

Setelah itu, pada baris “Subnet mask” isikan dengan 255.255.255.0 (biasanya angka ini akan terisi otomatis ketika mengklik OK).

Pada baris “Default gateway” dikosongkan saja. Alamat ini biasanya diisikan pada computer client untuk mengakses internet dari computer server.

Jika sudah, lanjutkan dengan menekan OK kemudian akan kembali ke jendela Local Area Connection Properties dan sebelum menekan OK lagi, centangi (klik) pada “Show icon in notification area when connected”, hal ini bertujuan agar ketika koneksi sudah berjalan maka akan muncul icon (berupa gambar 2 buah kotak yang berhimpitan) pada kanan bawah.

5. Pengaturan alamat IP untuk satu komputer telah selesai.

Ulangi langkah-langkah tersebut untuk melakukan pengaturan alamat IP pada komputer yang satunya.

LANGKAH KETIGA, setelah melakukan pengaturan alamat IP berhasil, sekarang lakukan test koneksi kedua buah computer tersebut dengan cara ketik ping diikuti alamat IP dari satu computer ke computer yang lain dan kemudian lakukan sebaliknya.

Caranya,

Sebagai contoh, pada komputer dengan alamat IP 192.168.0.2 lakukan ping ke alamat IP komputer lain, misalnya ke 192.168.0.1 dengan cara >>>

Klik Start >> Run >> kemudian ketikkan ping 192.168.0.1 kemudian tekan OK atau ENTER (atau juga bisa lewat DOS Command) dan jika memang koneksi sukses, maka pada layar akan menampilkan pesan seperti di bawah ini.

Jika koneksi belum berhasil, maka pesannya adalah “Request timeout”, jika demikian coba restart kedua komputer tersebut atau lanjutkan pada tahap berikut ini.

LANGKAH KEEMPAT, melakukan konfigurasi dan pengaturan sebagai berikut.

Klik Start >> Control Panel >> Network Setup Wizard hingga akan muncul jendela Network Setup Wizard”, seperti di bawah ini.

Kemudian klik next hingga akan muncul jendela berikutnya, seperti di bawah ini.

Lanjutkan dengan menekan next lagi hingga akan muncul jendela berikutnya untuk memilih jenis atau metode koneksi, seperti di bawah ini.

Keterangan (kurang lebihnya demikian)

Opsi pertama, computer ini terhubung ke internet dan computer lainnya dalam jaringan ini akan terhubung ke internet melalui computer ini.

Opsi kedua, computer ini terhubung ke internet namun melalui computer lain dalam jaringan ini.

Opsi ketiga, metode lainnya.

Jika tidak ingin untuk koneksi internet, kita dapat memilih opsi “other” dan lanjutkan menekan next lagi hingga akan muncul jendela berikutnya, pilihan metode lainnya, seperti di bawah ini.

Keterangan (kurang lebih)

Opsi pertama, computer ini dan computer lainnya dalam jaringan tersebut terhubung ke internet melalui hub.

Opsi kedua, computer ini suatu saat akan kita hubungkan dengan internet namun tidak sekarang.

Opsi ketiga, computer ini hanya terhubung ke jaringan local yang tidak terhubung ke internet.

Sementara ini kita dapat memilih opsi ketiga “This computer belongs to a network that does not have an internet connection” kemudian lanjutkan dengan menekan next lagi hingga muncul jendela berikutnya, untuk menamai computer beserta deskripsinya, seperti di bawah ini.

Kemudian isikan deskripsi computer kita, misalnya “Ini Komputer ABC” atau dengan deskripsi yang lain pada baris “Computer description”.

Isikan juga nama computer kita sesuka kita, boleh menggunakan huruf maupun angka, maksimal 15 caracter, sebaiknya tidak menggunakan spasi, dalam contoh ini saya beri nama “ABC”.

Jika sudah, lanjutkan dengan menekan next lagi hingga muncul jendela berikutnya, menamai workgroup, seperti di bawah ini.

Kemudian namai workgroup sesuka kita yang penting untuk semua computer mempunyai workgroup yang sama, jika tidak ingin merubahnya lanjutkan dengan menekan next lagi hingga akan muncul jendela berikutnya, sharing file dan printer, seperti di bawah ini.

Salah satu tujuan menghubungkan dua buah computer (atau lebih) adalah untuk berbagi (share) file atau printer oleh karena itu, pilih opsi “Turn on file and printer sharing”. Namun jika tidak ingin men-share-nya, kita dapat mencentangi opsi “Turn off file and printer”.

Lanjutkan dengan menekan next lagi hingga muncul jendela yang memberitahukan nama dan deskripsi serta workgroup computer juga bahwa share file and printer adalah aktif, seperti di bawah ini.

Lanjutkan dengan menekan next lagi hingga muncul jendela yang memberitahukan bahwa system sedang melakukan konfigurasi jaringan, sebagai berikut.

Kemudian beberapa saat hingga muncul jendela yang memberitahukan bahwa konfigurasi jaringan telah dilakukan, seperti di bawah ini.

Pilih saja “Just finish the wizard, I don’t need to run the wizard on the computers” kemudian lanjutkan dengan menekan next lagi sehingga muncul jendela pemberitahuan bahwa wizard telah sukses, seperti di bawah ini.

Kemudian klik finish dan biasanya computer minta untuk direstart (memang harus direstart).

LANGKAH KELIMA, dengan demikian proses untuk mengkonfigurasi jaringan pada kedua computer kita telah selesai kemudian pastikan icon LAN yang berada di kanan bawah muncul dengan status “connected”, seperti icon di bawah ini.

Atau klik kiri pada icon tersebut maka kita akan mendapati jendela Local Area Connection Status, seperti di bawah ini.

LANGKAH KEENAM, Selesai.

Sampai dengan langkah ini, kita telah berhasil menghubungkan dua buah computer atau laptop.

Selanjutnya agar kedua computer dapat saling berbagi (share) file atau folder maka kita harus melakukan pengaturan (konfigurasi) terlebih dahulu, dan berikut ini langkah-langkahnya.


SHARING FILE, FOLDER, DAN DRIVE

Seperti yang kita tahu bahwa sebuah file dan file lainnya berada di dalam folder dan folder sendiri berada di dalam drive. Artinya bahwa jika kita telah men-sharing foldernya maka secara otomatis file-file yang berada di dalamnya juga ikut ter-sharing. Begitu juga dengan drive yang telah disharing maka folder-folder yang ada di dalamnya akan menjadi “berstatus shared” juga.

Dengan demikian, jika kita hanya menginginkan semua folder dalam suatu drive disharing maka kita langsung men-sharing drive-nya namun jika tidak, kita dapat men-setting sharing untuk folder-folder tertentu saja.

Berikut ini saya berikan contoh-contoh langkah-langkah untuk melakukan pengaturan sharing untuk drive tertentu pada salah satu computer, yaitu drive D.

Pertama, buka Windows Explorer (atau My Computer) kemudian klik kanan pada drive D kemudian pilih Sharing and Security,.. hingga muncul jendela seperti di bawah ini.

Kedua, kemudian klik “If you understand the risk but still want to share the root of the drive, click here” hingga akan muncul jendela seperti di bawah ini.

Ketiga, pada Network sharing and security, beri centang pada “Share this folder on the network”.

  • Kita dapat mengganti share name dengan teks yang lain. Share name ini yang akan terlihat oleh computer lain dalam satu jaringan tersebut.
  • Kita dapat juga mencentangi “Allow network users to change my files” agar kita yang bekerja pada computer yang satu dapat mengekplorasi file atau folder pada computer yang lain.

Jika sudah, lanjutkan dengan menekan OK atau Apply dan tunggu beberapa saat karena system yang sedang melakukan konfigurasi, seperti di bawah ini.

Jika prosesnya berhasil maka kita dapat melihat tanda “tangan mempersilakan” pada drive D yang telah kita setting menjadi “sharing”, seperti gambar di bawah ini.

Dan untuk mengetahui bahwa drive tersebut sudah “shared” kita dapat melihatnya pada “My Network Places” (pada Windows Explorer) dari kedua komputer, seperti di bawah ini.

Pada screenshot di atas, kita dapat melihat drive D yang terlihat bima (D) on Ini Komputer ABC (ABC). Bima adalah nama dari drive D, Ini Komputer ABC adalah deskripsi dari computer sedangkan (ABC) adalah nama computer.

Jika kita memberikan share nama “D” dan juga tidak memberikan deskripsi dari computer maka akan terlihat D on ABC, yang artinya drive D di computer ABC.

Di atas adalah contoh konfigurasi untuk men-sharing drive. Sedangkan untuk sharing folder mempunyai prosedur yang sama.

Keempat, selesai.

Sampai di sini, kita sudah dapat menghubungkan dua buah computer dan juga melakukan konfigurasi untuk sharing file, folder, atau drive.

Semoga bermanfaat!!

Followers

 

Cit3ur3up nG3bloG. Copyright 2008 All Rights Reserved Revolution Two Church theme by Brian Gardner Converted into Blogger Template by Bloganol dot com