-->

Showing posts with label Trik Komputer. Show all posts
Showing posts with label Trik Komputer. Show all posts

Monday

Non-aktifkan Confirm Close pada Firefox

0 comments

Saat browsing dengan Firefox dan membuka lebih dari satu tabs (seperti gambar di atas), maka ketika kita hendak menutup browser tersebut, (secara default) ada konfirmasi apakah kita tetap akan melanjutkan untuk keluar dari Firefox, seperti gambar di bawah ini. (Namun hal ini tidak berlaku jika hanya membuka satu tabs saja).


Jika Anda merasa terganggu dengan adanya konfirmasi tersebut, kita dapat menon-aktifkannya.

Buka Firefox kemudian pilih menu Tools > Option,.. seperti gambar di bawah ini.


Pada kotak yang muncul, pilih option TABS, kemudian hilangkan “centang” pada Warn me when closing multiple tabs, seperti gambar di bawah ini.


Setelah itu, klik OK. Sekarang coba Anda buka beberapa page (halaman situs) dengan beberapa tabs pada Firefox maka sudah tidak dijumpai konfirmasi tersebut kita ketika hendak menutupnya. (selamat mencoba

Setting Lokasi Folder Download pada Firefox

0 comments

Dalam rangka mencari data atau apa pun di internet, kita pasti pernah melakukan download, kan?! Entah berupa freeware, software games, film, file program, atau pun gambar. Ketika mendownload suatu file, kita ingin agar file tersebut dapat kita simpan di folder sesuai keinginan kita, misalnya pada Flash Disk atau folder lainnya. Bagi yang belum pernah menggunakan Firefox mungkin saja bingung karena secara default, file langsung disimpan di desktop dan tanpa ada konfirmasi terlebih dahulu. Seperti pengalaman pertama kali saya berikut ini.

Pada saat pertama kali download menggunakan Firefox, saya sempat bingung, di mana sebenarnya lokasi penyimpanan file yang baru saya download tersebut. Setiap kali saya klik download (tanpa ada konfirmasi dahulu) langsung disimpan pada folder tertentu yang tidak saya ketahui. Kebingungan dan penasaran saya terjawab setelah selesai browsing dan keluar dari firefox. Saya mendapati desktop sudah penuh dengan file hasil download tersebut. “O,..ternyata lokasi penyimpanannya di desktop to? O,,Walah!”

Untuk urusan download ini, Firefox memberikan dua opsi tentang setting lokasi folder penyimpanannya.

Yang pertama, tanpa konfirmasi dahulu, langsung disimpan pada folder tertentu yang dapat kita tentukan sendiri.

Yang kedua, kita diminta untuk menentukan lokasi folder penyimpanan yang kita kehendaki.

Kelebihan opsi yang kedua adalah, kita dapat mendistribusikan masing-masing type atau jenis file yang kita download ke masing-masing folder sesuai jenis file masing-masing. Dengan demikian jika kita mendownload file games (misalnya), kita dapat langsung menyimpannya di folder khusus games.

Berikut langkah-langkah untuk membuat settingan kedua opsi di atas.

Buka Firefox, pilih menu Tools kemudian pilih options hingga muncul jendela “options” dan pastikan tab MAIN terpilih, seperti gambar di bawah ini.

Settingan untuk Opsi Pertama

Klik save files to selanjutnya klik browse dan pilih folder yang kita kehendaki untuk menyimpan file hasil download nantinya. Sebagai contoh, saya pilih folder freeware, seperti gambar di bawah ini.

Setelah itu, klik OK selanjutnya klik OK lagi pada jendela “option”. Dan settingan telah selesai.

Selanjutnya jika kita mau mendownload file maka setelah menekan OK, file langsung disimpan pada folder freeware, tanpa ada konfirmasi terlebih dahulu.

Settingan Opsi Kedua

Pada jendela “options” pilih Always ask me where to save files kemudian klik OK. Dan settingan telah selesai!!!

Selanjutnya, setiap akan download file dari internet maka kita akan diminta untuk memilih lokasi folder yang kita kehendaki, seperti di bawah ini.

Selamat mencoba

Yang tertarik silakan download di sini!

Pembulatan 50-an pada MS Excel

1 comments

Fungsi Round, Rondup, rounddown pada MS Excel adalah melakukan pembulatan hasil operasi matematika, di mana pembulatannya merupakan kelipatan 1 (satuan), 10 (puluhan), 100 (ratusan), 1000 (ribuan), 10000 (sepuluh ribuan) dst,.. Sebagai contoh, sekarang Anda buka MS Excel, kemudian ketikkan pada masing-masing cell :

A1 : =ROUND((100000/3);0)
A2 : =ROUND((100000/3);-1)
A3 : =ROUND((100000/3);-2)
A4 : =ROUND((100000/3);-3)
A5 : =ROUND((100000/3);-4)
Kemudian
B1 : =ROUNDUP((100000/3);0)
B2 : =ROUNDUP((100000/3);-1)
B3 : =ROUNDUP((100000/3);-2)
B4 : =ROUNDUP((100000/3);-3)
B5 : =ROUNDUP((100000/3);-4)
Kemudian
C1 : =ROUNDDOWN((100000/3);0)
C2 : =ROUNDDOWN((100000/3);-1)
C3 : =ROUNDDOWN((100000/3);-2)
C4 : =ROUNDDOWN((100000/3);-3)
C5 : =ROUNDDOWN((100000/3);-4)
hasilnya adalah seperti gambar di bawah ini.

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

Hasil pembulatan oleh ketiga fungsi tersebut adalah 33.333 atau 33.334 (kelipatan satuan), 33.330 atau 33.340 (kelipatan puluhan), 33.300 atau 33.400 (kelipatan ratusan), 33.000 (kelipatan ribuan), dan 30.000 (sepuluh ribuan).

Bagaimana seandainya, agar hasil pembulatannya menjadi 33.335 (kelipatan limaan), 33.350 (kelipatan lima puluhan), 33.500 (kelipatan lima ratusan), 35.000 (kelipatan lima ribuan), atau 50.000 (kelipatan lima puluh ribuan) dst,..

Untuk itu diperlukan sedikit manipulasi (ngakali, bahasa Jawa) agar diperoleh pembulatan sesuai dengan yang kita kehendaki.

Nah, pada tips kali ini, saya akan memberi contoh pembulatan ke atas 50-an (kelipatan lima puluhan). Untuk kasus-kasus yang lain seperti pembulatan ke bawah 50-an, pembulatan ke atas/ke bawah 500-an, pembulatan ke atas/ke bawah 5000-an, dapat Anda coba sendiri.
Dengan mengetikkan angka presentase tertentu dari angka tertentu, kita bisa langsung melihat hasilnya dengan pembulatan ke atas 50-an.

Contoh Kasus
Ketikkan pada cell :
B2 : =ROUND(A2*C1;0)
(kolom ini sebagai perantara atau bantuan)

kemudian pada cell :

C2 :
=IF(VALUE(RIGHT(B2;2))=0;B2;IF(VALUE(RIGHT(B2;2))
<=50;(B2-(VALUE(RIGHT(B2;2)))+50);IF(VALUE(RIGHT(B2;2)) <100;(b2-(value(right(b2;2)))+100))))

Coba sekarang Anda ketikkan sembarang angka pada cell A2 dan C1
Sebagai contoh, saya mengetikkan 121.300 pada A2 kemudian 5% pada C1, maka hasilnya dapat dilihat C2 seperti pada gambar di bawah ini.

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

Logikanya adalah sebagai berikut :
1. Cell B2 sebagai perantara
2. Cell B2 harus bulat/bukan pecahan (tidak ada angka di belakang koma) maka untuk mendapatkan hasil yang bulat
saya pakai round => ROUND(A2*C1;0).

3. kemudian kita ambil nilai (value) dari dua angka terakhir Cell B2 => value(right(B2;2)
4. hasil dari nilai tersebut {value(right(B2;2) }
• jika sama dengan nol => maka sama dengan cell B2

<IF(VALUE(RIGHT(B2;2))=0;B2

• jika lebih kecil sama atau sama dengan 50 => maka Cell B2 dikurangi nilai (value) tersebut kemudian ditambah dengan 50

<<IF(VALUE(RIGHT(B2;2))<=50;(B2-(VALUE(RIGHT(B2;2)))+50)

• jika lebih kecil dari 100 => maka Cell B2 dikurangi nilai (value) tersebut kemudian di tambah 100

<<IF(VALUE(RIGHT(B2;2))<100;(b2-(value(right(b2;2)))+100)


5
. dari ketiga logika tersebut jika kita gabung maka seperti yang telah kita ketikkan pada Cell C2
Untuk membuat tampilannnya lebih estetis, dapat saja kolom B kita sembunyikan (hide) sehingga nampak seperti pada gambar di bawah ini.

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

Untuk mengecek kevalidannya, Anda dapat mengetikkan angka-angka yang lain pada cell A2 juga presentase yang lain pada cell C1 dan melihat hasilnya pada cell C2, seperti gambar di bawah ini.

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

Akhirnya selamat mencoba dengan pembulatan-pembulatan yang lain dengan prinsip yang sama. Atau jika Anda punya tips yang lain, mohon kiranya untuk mengirim email ke alamat saya. Terima kasih.

Jika tertarik, silakan download aja di sini.

Shutdown Praktis Dengan Down Time 1.1

0 comments

Shutdown Praktis Dengan Down Time 1.1 : Untuk melakukan shutdown biasanya diperlukan “ritual” yang membutuhkan beberapa langkah hanya untuk menuju pada pilihan turn off. Jika hal tersebut dirasa ribet atau kurang praktis, kita dapat mencoba menggunakan freeware yang satu ini. Adalah Down Time 1.1 yang dapat didownload secara gratis di internet dengan ukuran file yang lumayan ramping (305 kb) sehingga untuk mendownloadnya tidak perlu membutuhkan waktu yang berlama-lama.

Dengan menggunakan freeware yang direlease sejak 21 April 2009 lalu ini, kita dapat melakukan shutdown dan aktivitas lainnya dengan hanya dua klik. Jika tertarik untuk mencobanya, silakan download file-nya di sini. Setelah berhasil mendownloadnya, kemudian lakukan ekstrak terlebih dahulu. Untuk menjalankannya, klik file programnya dan kita akan melihat tampilannya, seperti di bawah ini.

Secara default, terdapat tiga opsi yang dapat kita pilih sehubungan dengan shutdown ini, yaitu Shutdown, Restart, Log off. Selain itu, kita juga dapat melakukan beberapa opsi yang lain, yaitu hibernate, standby, force shutdown, force reboot, force log off, dan juga shutdown & powerdown yang dapat diakses melalui menu More Options.


"// Keterangan //"

  • Nama program : Downtime 1.1
  • Ukuran file : 305 kb
  • License : Freeware
  • Jenis : portable
  • Kebutuhan system : Windows XP/Vista

Cara Menyembunyikan dan Mendisable Icon Desktop

0 comments

Cara Menyembunyikan dan Mendisable Icon di Desktop : Jika jumlahnya sudah banyak, icon-icon dan shortcut di desktop bisa saja mengganggu estetika karena akan menutup sebagian tampilan wallpaper yang telah kita setup (seperti tampilan desktop di bawah tersebut). Jika dirasa kurang nyaman atau estetis, kita dapat menyembunyikannya dengan mengotak-atik gppedit.msc yang akan disajikan pada TIPS DAN TRIK KOMPUTER kali ini.


Langkah-langkahnya :

Klik Start > Run > kemudian ketik gppedit.msc kemudian OK atau Enter hingga muncul jendela group policy editor.

Kemudian klik User Configuration > Administrative Templates > Desktop hingga muncul seperti gambar berikut ini.


Kemudian di sebelah kanan klik double Hide and disable all item on the desktop sehingga muncul jendela Hide and disable all item on the desktop Properties seperti gambar di bawah ini.


Kemudian pilih opsi enabled di bawah Hide and disable all item on the desktop. Lanjutkan dengan mengklik Apply atau OK. Dan tutup jendela group policy editor.

Selanjutnya, cobalah log off dan setelah Anda log on kembali, semua icon dan shortcut yang ada di desktop sudah tidak terlihat lagi, terlihat bersih, dan keindahan wallpaper Anda tidak akan terhalang olehnya.

Jika ingin mengembalikan seperti semula, ikuti langkah-langkah seperti di atas, hanya jika sampai pada opsi Hide and enable all items on the desktop pilih Not Configurated kemudian klik Apply atau OK. Kemudian coba log off dan setelah log on, icon di desktop sudah kembali seperti semula.

Menyembunyikan Icon Pada Desktop

0 comments

Cara Praktis Menyembunyikan Icon Pada Desktop : Jika ada yang lebih praktis dan mudah, mengapa kita harus memilih yang bertele-tele dan rumit? Seperti tips untuk menyembunyikan Icon Pada Desktop ini, di mana pada waktu yang lalu telah dijelaskan cara melakukannya, namun jika dirasa tips tersebut terlalu bertele-tele, kita dapat menggunakan cara yang praktis.

Langsung saja, langkah-langkahnya sebagai berikut.

Klik kanan pada Desktop (pada area kosong), kemudian pilih menu Arrange Icon By >> pilih Show Desktop Icons dan pastikan centangannya tidak ada lagi, seperti gambar di bawah ini.

Untuk menampilkan kembali iconnya, langkah-langkahnya sama dengan langkah-langkah di atas, yaitu :

Klik kanan pada desktop kemudian pilih menu Arrange Icon By kemudian klik Show Desktop Icons dan pastikan centangannya muncul kembali.

Dengan menyembunyikan icon pada desktop, wallpaper yang kita setup tidak lagi tertutup (terhalang) oleh icon-icon yang sudah mulai dan hampir menutupi seluruh bagian desktop.

Namun demikian kita kembalikan kepada masing-masing pengguna komputer karena ada yang menyukai desktopnya bersih dan ada juga yang menyukai iconnya tetap ada di desktop. Jika kita menghendaki wallpaper yang bersih maka kita harus “membayarnya” dengan tidak bisa diaksesnya icon-icon tersebut padahal kita tahu bahwa icon merupakan shortcut yang digunakan untuk membuka suatu program, file/folder, atau direktori dengan cara cepat dan praktis.

Tips Aman dan Nyaman Berinternet Ria

0 comments

Tips Aman Berinternet Ria di PC atau Laptop : Walaupun menggunakan PC atau laptop sendiri, tidak berarti kita boleh “sembrono” ketika sedang berselancar di internet atau pun ketika sedang membuka email. Mungkin tidak kita sadari telah ada “penyusup” yang “mengintai” PC atau laptop kita untuk mencuri data penting milik kita. Oleh karena itu, Anda jangan kaget ketika tiba-tiba email atau account penting lainnya tidak bisa Anda akses. Anda pun tidak boleh marah ketika banyak “perusuh” (virus, Trojan, spyware, dan sejenisnya) mengobrak-abrik PC / laptop yang menyebabkan semua program atau data penting milik Anda tidak bisa dibuka atau menjadi rusak.

Oleh karena itu, agar Anda dapat berinternet ria dengan nyaman dan aman, tidak ada salahnya untuk menyimak tips-tips berikut ini.

Pertama, carilah ruangan dan tempat duduk yang nyaman. Jika harus membuka situs yang sangat privasi, Anda dapat mencari ruangan yang aman dari gangguan anak-anak atau bahkan isteri Anda. Kemudian duduklah dengan posisi yang benar sehingga dapat mengurangi atau mencegah Anda dari kecapaian atau bahkan kelelahan pada mata. Jika perlu, kita dapat menyiapkan makanan kecil atau kopi hangat sebagai teman "melek" namun hati-hati, jangan sampai tumpah di laptop karena bisa berakibat fatal.

Kedua, ketika menghidupkan PC atau laptop, pastikan Anda tidak lupa untuk menscan PC atau laptop Anda dengan Antivirus terlebih dahulu. Hal ini penting dilakukan untuk mengetahui ada tidaknya “penyusup” yang bersarang di PC kita yang kita takutkan dapat merekam segala aktivitas kita sehingga akan membahayakan bagi keamanan data penting milik kita.

Ketiga, Anda dapat mengaktifkan program atau tool semacam deep freeze yang dapat mengembalikan system PC seperti sedia kala sehingga ketika system terinfeksi virus / Trojan maka setelah PC direstart, system akan menjadi bersih kembali seperti semula.

Keempat, pastikan Antivirus Anda telah diupdate secara berkala karena antivirus yang terupdate akan dapat mengenali virus/Trojan yang baru sekalipun untuk kemudian dapat membersihkannya. Walaupun virus dapat kita bersihkan atau kita atasi namun jika benar-benar telah menginfeksi PC kita maka hal tersebut dapat menyita waktu, pikiran, bahkan biaya yang tidak sedikit. Oleh karena itu, sebelum hal tersebut menyusahkan kita, lakukan update antivirus kita secara berkala dan sesering mungkin.

Kelima, gunakan firewall untuk melindungi PC dari worm, hacker jahat, Trojan, malware atau spyware lainnya. Jika Anda pengguna Windows XP (SP2), Anda dapat menggunakan fasilitas firewall bawaan Windows tersebut. Jika kurang “puas”, kita dapat mencoba menggunakan firewall yang lain baik yang gratis maupun berbayar. Yang gratis antara lain, Comodo Personal Firewall, Sunbelt Personal Firewall, Mcafee Personal Firewall, dan masih banyak lagi lainnya yang dapat ditemukan di internet.

Keenam, jangan pernah tertipu dengan email palsu yang mengatasnamakan website bisnis tertentu. Biasanya email tersebut menyarankan penerima email untuk mengklik link yang disertakan dalam email tersebut termasuk menyuruh kita untuk mengisikan username & password.

Saya pernah mendapatkan email palsu serupa. Email palsu tersebut berasal dari “paypal gadungan” yang berisi peringatan bahwa account saya di paypal menjadi limited (tidak dapat melakukan transaksi keuangan). Agar tidak menjadi limited, maka saya diharuskan mengisi ulang data-data pribadi termasuk username & passwordnya pada account paypal tersebut. Namun ketika itu saya curiga, karena setelah saya perhatikan dengan seksama, ternyata URL yang saya klik tersebut bukan URL paypal. Lebih lengkapnya dapat dilihat di sini.

Ketujuh, jangan pernah membuka attachment email dari orang yang tidak kita kenal karena mungkin saja attachment tersebut berisi virus atau spyware lainnya yang dapat membahayakan PC kita.

Kedelapan, pastikan Anda sesering mungkin mengganti password. Walaupun hacker dapat menemukan username/password kita, namun jika kita telah menggantinya maka hacker tersebut tidak akan dapat berbuat apa-apa. Untuk keamanan password ini, sebaiknya kita tidak menggunakan tanggal lahir atau nama kita sebagai password, jika perlu buatlah password sepanjang mungkin asalkan kita dapat mengingatnya.

Kesembilan, untuk keamanan, sebaiknya kita mem-bookmark terhadap website-website tertentu (situs bisnis online dan sejenisnya) dan membukanya hanya melalui fasilitas Bookmark (favourite pada IE) tersebut. Hal ini dapat mencegah "jebakan" untuk "dibawa" ke situs lain yang mirip yang dapat mengecoh kita sehingga akan membahayakan password/account pada website bisnis tertentu milik kita.

Kesepuluh, setelah selesai, pastikan Anda menghapus cookies dan history di browser yang Anda gunakan. Fasilitas Cookies dan history ini menyimpan jejak atau kegiatan ketika kita berselancar di internet. Kedua fasilitas tersebut sering dimanfaatkan oleh hacker untuk mendapatkan informasi penting di PC kita termasuk username dan password. Atau bisa juga digunakan hacker untuk menyertakan file-file di cookies dan history tersebut untuk memantau segala aktivitas kita ketika berinternet.

  • Jika Anda pengguna Firefox 3.0 (bahasa Indonesia), Anda dapat melakukan pengaturan tentang cookies dan history pada menu Alat >> Pengaturan >> hingga akan muncul jendela seperti di bawah ini.
  • Untuk membersihkan cookies, klik menu buton Tampilkan cookies, hingga akan muncul jendela seperti di bawah ini.
  • Kemudian klik menu buton Hapus Semua Cookies dan cookies akan terhapus.
  • Untuk menghapus riwayat dan data pribadi, klik buton Bersihkan Sekarang di bawah menu data pribadi, hingga akan muncul jendela seperti di bawah ini.
  • Centangi pada daftar yang ingin kita hapus, kemudian dilanjutkan dengan menekan "Bersihkan Data Pribadi Sekarang".

Kesebelas, Selamat Berinternet ria dengan nyaman dan aman!!

Menghubungkan Dua Komputer

1 comments

Menghubungkan Dua Buah Komputer : Kebetulan saya mempunyai satu unit PC di rumah dan satu buah laptop yang hampir selalu saya bawa ke tempat kerja. Sudah lama saya ingin mengoneksikan kedua perangkat tersebut dengan tujuan mempermudah transfer data dari PC ke laptop maupun sebaliknya. Kemarin, saya berhasil mengkoneksikan keduanya sehingga ketika saya harus mengcopy dari dan ke gadget-gadget tersebut, tidak perlu lagi mencabut dan menancapkan flash disk dari PC ke laptop maupun sebaliknya. Teman-teman yang kebetulan mempunyai dua buah komputer dan ingin menghubungkannya.

PERALATAN / PERIPHERAL YANG DIBUTUHKAN

Pertama, (tentunya) dua buah komputer atau notebook dengan network card (kartu jaringan) yang biasanya telah “build in” di dalamnya. Pada saat ini, semua komputer atau notebook telah mengikutkan (menanamkan) kartu jaringan ini sebagai perangkat standart (onboard) jadi tidak perlu membeli perangkat kartu jaringan ini.

Kedua, kabel UTP kategori 5 (crossed) dengan panjang sesuai kebutuhan. Harga per meternya berkisar antara tiga ribu hingga empat ribu lima ratus rupiah.

Ketiga, dua buah konektor RJ45, dengan kisaran harga (saat ini) adalah seribu rupiah.

Keempat, tang kerimping yang khusus digunakan untuk memasang kabel UTP pada konektor RJ45.

Berikut cara memasang konektor RJ45 pada kedua ujung kabel UTP tersebut.

Ratakan kedua ujung kabel UTP tersebut dengan menggunakan tang kerimping. Cara pemasangan kabel pada konektor RJ45 adalah dengan skema crossed sebagai berikut.

Jika tidak ingin repot, kita dapat memesan kabel UTP RJ45 (crossed) yang sudah dipasangkan konektor RJ45 pada kedua ujung kabel tersebut di toko-toko komputer terdekat. Kita katakan saja kepada pemilik toko bahwa kita membutuhkan kabel UTP (kabel jaringan crossed) yang akan kita gunakan untuk menghubungkan dua komputer (laptop) tanpa menggunakan perangkat tambahan berupa hub.

Ini berbeda jika kita menggunakan hub maka kita harus menggunakan kabel UTP jenis straight-through. Namun hal ini akan menambah biaya untuk membeli hub tersebut yang harganya berkisar 200 ribuan. Jika memang hanya dua buah komputer yang ingin dihubungkan, kita tidak perlu menggunakan hub karena tanpa perangkat tersebut pun koneksi kedua komputer dapat dilakukan.dan hal ini akan “sedikit” menghemat biaya, kan.


LANGKAH-LANGKAH MENGHUBUNGKAN DUA BUAH KOMPUTER

LANGKAH PERTAMA, tancapkan konektor RJ45 yang ada pada kedua ujung kabel UTP pada slot network card (kartu jaringan) pada masing-masing PC atau notebook. Pastikan lampu indikator (biasanya berwarna hijau) pada kartu jaringan pada kedua komputer menyala. Jika tidak/belum menyala, coba cabut konektornya kemudian tancapkan lagi, siapa tahu cara menancapkannya kurang “pas”, sampai terdengar suara “kleq”. Atau jika masih tidak menyala, kemungkinan kartu jaringannya yang bermasalah.

LANGKAH KEDUA, menentukan & mengatur alamat IP masing-masing komputer. Kedua computer harus mempunyai alamat IP masing-masing yang berbeda satu dengan lainnya.

Cara Melakukan Pengaturan alamat IP adalah sebagai berikut.

1. Klik Start >> Control Panel >> Network Connections hingga tampil jendela Network Connections, seperti di bawah ini.

2. klik kanan icon jaringan yang berada di bawah baris LAN or High-Speed Internet kemudian pilih properties (lihat gambar di atas) sehingga muncul jendela Local Area Connection Properties, seperti gambar di bawah ini.

3. Sorot pada Internet Protocol (TCP/IP) kemudian klik properties hingga muncul jendela Internet Protocol (TCP/IP) Properties seperti di bawah ini.

4. Klik (centangi) pada “Use the following IP address”.

Kemudian pada baris IP address, isikan alamat IP komputer yang kita inginkan, dengan contoh format seperti 192.168.0.1 (biasanya IP 192.168.0.1 ini digunakan untuk IP server). Perlu diketahui bahwa alamat IP sebuah komputer ini tidak boleh sama dengan alamat IP komputer yang lainnya. Yang membedakan hanya angka digit yang terakhir, misalkan kita tentukan alamat IP computer yang lainnya dengan 192.168.0.2, atau bisa juga 192.168.0.3 jika mempunyai banyak computer dalam satu jaringan.

Setelah itu, pada baris “Subnet mask” isikan dengan 255.255.255.0 (biasanya angka ini akan terisi otomatis ketika mengklik OK).

Pada baris “Default gateway” dikosongkan saja. Alamat ini biasanya diisikan pada computer client untuk mengakses internet dari computer server.

Jika sudah, lanjutkan dengan menekan OK kemudian akan kembali ke jendela Local Area Connection Properties dan sebelum menekan OK lagi, centangi (klik) pada “Show icon in notification area when connected”, hal ini bertujuan agar ketika koneksi sudah berjalan maka akan muncul icon (berupa gambar 2 buah kotak yang berhimpitan) pada kanan bawah.

5. Pengaturan alamat IP untuk satu komputer telah selesai.

Ulangi langkah-langkah tersebut untuk melakukan pengaturan alamat IP pada komputer yang satunya.

LANGKAH KETIGA, setelah melakukan pengaturan alamat IP berhasil, sekarang lakukan test koneksi kedua buah computer tersebut dengan cara ketik ping diikuti alamat IP dari satu computer ke computer yang lain dan kemudian lakukan sebaliknya.

Caranya,

Sebagai contoh, pada komputer dengan alamat IP 192.168.0.2 lakukan ping ke alamat IP komputer lain, misalnya ke 192.168.0.1 dengan cara >>>

Klik Start >> Run >> kemudian ketikkan ping 192.168.0.1 kemudian tekan OK atau ENTER (atau juga bisa lewat DOS Command) dan jika memang koneksi sukses, maka pada layar akan menampilkan pesan seperti di bawah ini.

Jika koneksi belum berhasil, maka pesannya adalah “Request timeout”, jika demikian coba restart kedua komputer tersebut atau lanjutkan pada tahap berikut ini.

LANGKAH KEEMPAT, melakukan konfigurasi dan pengaturan sebagai berikut.

Klik Start >> Control Panel >> Network Setup Wizard hingga akan muncul jendela Network Setup Wizard”, seperti di bawah ini.

Kemudian klik next hingga akan muncul jendela berikutnya, seperti di bawah ini.

Lanjutkan dengan menekan next lagi hingga akan muncul jendela berikutnya untuk memilih jenis atau metode koneksi, seperti di bawah ini.

Keterangan (kurang lebihnya demikian)

Opsi pertama, computer ini terhubung ke internet dan computer lainnya dalam jaringan ini akan terhubung ke internet melalui computer ini.

Opsi kedua, computer ini terhubung ke internet namun melalui computer lain dalam jaringan ini.

Opsi ketiga, metode lainnya.

Jika tidak ingin untuk koneksi internet, kita dapat memilih opsi “other” dan lanjutkan menekan next lagi hingga akan muncul jendela berikutnya, pilihan metode lainnya, seperti di bawah ini.

Keterangan (kurang lebih)

Opsi pertama, computer ini dan computer lainnya dalam jaringan tersebut terhubung ke internet melalui hub.

Opsi kedua, computer ini suatu saat akan kita hubungkan dengan internet namun tidak sekarang.

Opsi ketiga, computer ini hanya terhubung ke jaringan local yang tidak terhubung ke internet.

Sementara ini kita dapat memilih opsi ketiga “This computer belongs to a network that does not have an internet connection” kemudian lanjutkan dengan menekan next lagi hingga muncul jendela berikutnya, untuk menamai computer beserta deskripsinya, seperti di bawah ini.

Kemudian isikan deskripsi computer kita, misalnya “Ini Komputer ABC” atau dengan deskripsi yang lain pada baris “Computer description”.

Isikan juga nama computer kita sesuka kita, boleh menggunakan huruf maupun angka, maksimal 15 caracter, sebaiknya tidak menggunakan spasi, dalam contoh ini saya beri nama “ABC”.

Jika sudah, lanjutkan dengan menekan next lagi hingga muncul jendela berikutnya, menamai workgroup, seperti di bawah ini.

Kemudian namai workgroup sesuka kita yang penting untuk semua computer mempunyai workgroup yang sama, jika tidak ingin merubahnya lanjutkan dengan menekan next lagi hingga akan muncul jendela berikutnya, sharing file dan printer, seperti di bawah ini.

Salah satu tujuan menghubungkan dua buah computer (atau lebih) adalah untuk berbagi (share) file atau printer oleh karena itu, pilih opsi “Turn on file and printer sharing”. Namun jika tidak ingin men-share-nya, kita dapat mencentangi opsi “Turn off file and printer”.

Lanjutkan dengan menekan next lagi hingga muncul jendela yang memberitahukan nama dan deskripsi serta workgroup computer juga bahwa share file and printer adalah aktif, seperti di bawah ini.

Lanjutkan dengan menekan next lagi hingga muncul jendela yang memberitahukan bahwa system sedang melakukan konfigurasi jaringan, sebagai berikut.

Kemudian beberapa saat hingga muncul jendela yang memberitahukan bahwa konfigurasi jaringan telah dilakukan, seperti di bawah ini.

Pilih saja “Just finish the wizard, I don’t need to run the wizard on the computers” kemudian lanjutkan dengan menekan next lagi sehingga muncul jendela pemberitahuan bahwa wizard telah sukses, seperti di bawah ini.

Kemudian klik finish dan biasanya computer minta untuk direstart (memang harus direstart).

LANGKAH KELIMA, dengan demikian proses untuk mengkonfigurasi jaringan pada kedua computer kita telah selesai kemudian pastikan icon LAN yang berada di kanan bawah muncul dengan status “connected”, seperti icon di bawah ini.

Atau klik kiri pada icon tersebut maka kita akan mendapati jendela Local Area Connection Status, seperti di bawah ini.

LANGKAH KEENAM, Selesai.

Sampai dengan langkah ini, kita telah berhasil menghubungkan dua buah computer atau laptop.

Selanjutnya agar kedua computer dapat saling berbagi (share) file atau folder maka kita harus melakukan pengaturan (konfigurasi) terlebih dahulu, dan berikut ini langkah-langkahnya.


SHARING FILE, FOLDER, DAN DRIVE

Seperti yang kita tahu bahwa sebuah file dan file lainnya berada di dalam folder dan folder sendiri berada di dalam drive. Artinya bahwa jika kita telah men-sharing foldernya maka secara otomatis file-file yang berada di dalamnya juga ikut ter-sharing. Begitu juga dengan drive yang telah disharing maka folder-folder yang ada di dalamnya akan menjadi “berstatus shared” juga.

Dengan demikian, jika kita hanya menginginkan semua folder dalam suatu drive disharing maka kita langsung men-sharing drive-nya namun jika tidak, kita dapat men-setting sharing untuk folder-folder tertentu saja.

Berikut ini saya berikan contoh-contoh langkah-langkah untuk melakukan pengaturan sharing untuk drive tertentu pada salah satu computer, yaitu drive D.

Pertama, buka Windows Explorer (atau My Computer) kemudian klik kanan pada drive D kemudian pilih Sharing and Security,.. hingga muncul jendela seperti di bawah ini.

Kedua, kemudian klik “If you understand the risk but still want to share the root of the drive, click here” hingga akan muncul jendela seperti di bawah ini.

Ketiga, pada Network sharing and security, beri centang pada “Share this folder on the network”.

  • Kita dapat mengganti share name dengan teks yang lain. Share name ini yang akan terlihat oleh computer lain dalam satu jaringan tersebut.
  • Kita dapat juga mencentangi “Allow network users to change my files” agar kita yang bekerja pada computer yang satu dapat mengekplorasi file atau folder pada computer yang lain.

Jika sudah, lanjutkan dengan menekan OK atau Apply dan tunggu beberapa saat karena system yang sedang melakukan konfigurasi, seperti di bawah ini.

Jika prosesnya berhasil maka kita dapat melihat tanda “tangan mempersilakan” pada drive D yang telah kita setting menjadi “sharing”, seperti gambar di bawah ini.

Dan untuk mengetahui bahwa drive tersebut sudah “shared” kita dapat melihatnya pada “My Network Places” (pada Windows Explorer) dari kedua komputer, seperti di bawah ini.

Pada screenshot di atas, kita dapat melihat drive D yang terlihat bima (D) on Ini Komputer ABC (ABC). Bima adalah nama dari drive D, Ini Komputer ABC adalah deskripsi dari computer sedangkan (ABC) adalah nama computer.

Jika kita memberikan share nama “D” dan juga tidak memberikan deskripsi dari computer maka akan terlihat D on ABC, yang artinya drive D di computer ABC.

Di atas adalah contoh konfigurasi untuk men-sharing drive. Sedangkan untuk sharing folder mempunyai prosedur yang sama.

Keempat, selesai.

Sampai di sini, kita sudah dapat menghubungkan dua buah computer dan juga melakukan konfigurasi untuk sharing file, folder, atau drive.

Semoga bermanfaat!!

Kustomasi Program yang Sering dibuka pada Start Menu

0 comments


Program yang sering kita buka akan ditampilkan di Menu Start sehingga akan mempercepat langkah jika suatu saat akan membuka program tersebut lagi. Secara default, Windows akan menampilkan maksimal 6 (enam) program (lihat tampilan di bawah ini). Jika menginginkan, kita dapat membuat kustomasi jumlah program yang sering dibuka pada Menu Start. Pada TIPS TRIK KOMPUTER, kali ini kita akan membahas bagaimana cara membuat kustomasi tersebut.

Langkah-langkahnya sebagai berikut :

Klik kanan pada taskbar kemudian pilih properties, sehingga akan tampil kotak “Taskbar and Start Menu Properties” seperti di bawah ini.

Kemudian klik tab Start Menu hingga tampilannya seperti di bawah ini.

Kemudian klik Customize, sehingga tampilannya seperti di bawah ini.

Kustomasi pada “Number of programs on Start menu” dengan jumlah program yang ingin ditampilkan pada Start Menu. Kita bisa menggantinya, dengan 1 sampai dengan 999. Misalnya saja, kita isi dengan 10 sehingga maksimal program yang ditampilkan 10 program saja. Pada Select an icon size for program, pilih large icons jika ingin ditampilkan dengan icon besar atau pilih Small Icon jika ingin ditampilkan dengan icon kecil. Tampilanya akan menjadi seperti di bawah ini.

Selamat Mencoba!!

Followers

 

Cit3ur3up nG3bloG. Copyright 2008 All Rights Reserved Revolution Two Church theme by Brian Gardner Converted into Blogger Template by Bloganol dot com